Pindah Rumah

pindah rumah copy

Terhitung mulai Agustus 2015, http://www.terntangzie.wordpress.com pindah ke http://www.duniazie.com

terimakasih

Advertisements

Tips Mengajar Menari dan Menyanyi untuk Guru yang Tidak Bisa Menari dan Menyanyi

nari

Salah satu materi kelas satu adalah mengenal tari, lagu, dan alat musik daerah. Ini sangat berat bagi saya. Berat sekali. Saya tidak bisa menari dan suara saya tidak merdu. Dengan kata lain saya kurang mumpuni kalau harus memberi contoh bagaimana cara menari yang benar atau menjelaskan nada lagu tradisional. Saya angkat tangan.

Itu dulu…

Sekarang?

Malah tidak bisa menyanyi atau menari. Hehehe..

Tapi tidak usah khuatir, sekarang Continue reading

Workshop Pemuda Pelopor Propinsi Jawa Timur 2011

2

Tadi pagi saat bersih-bersih file laptop saya menemukan folder foto ini. Kenangan bersama kru Pemuda Pelopor di Batu.
Teringat janji akan mengirim foto ini ke email teman-teman. Namun sayang, janji itu belum terpenuhi. Sepulang dari workshop, kami tidak sempat bertukar alamat email ataupun nomor hape.
Semoga ada salah satu dari tersangka yang ada di foto ini membuka blog saya. Dan bila ingin beberapa foto narsis yang lain, bias mengirim email ke duniazie@gmail.com. inshaAllah akan saya kirim via email.
Apabila saya meninggal dan belum memenuhi janji kirim foto, mohon dengan sangat teman-teman mengikhlaskan. Jazakumullah…

Yang merindukan saat-saat bersama dulu

-Zie-

1

4

 

 

 

 

 

 

 

Continue reading

Best Input or Best Process?

inputSejak kuliah, saya selalu berangan-angan dapat mendidik di sekolah Islam yang biayanya terjangkau, berkualitas, dan menerima semua anak yang daftar.

Mengapa?

Bukan rahasia umum lagi kalau sekolah Islam di Indonesia, ehm tak jauh-jauh deh… di kota Malang aja, rata-rata biayanya mahal. Bayangkan biaya masuknya saja jauh lebih tinggi daripada DPP saya kuliah.

Dan mengapa saya memilih sekolah yang menerima semua siswa dengan kata lain tidak menolak siswa yang “kurang”? karena saya yakin setiap anak pasti memiliki kelebihan, minimal satu kelebihan lah. Dan bukankah semua ciptaan Allah tak ada yang sia-sia? Bukankah segala sesuatu yang diciptakan Allah pasti berhikmah?

Trus menurut penelitian, kecerdasan seseorang itu selalu berkembang. Menurut Gardner, kecerdasan dapat dilihat dari kebiasaan seseorang. Kebiasaan untuk membuat produk-produk baru yang punya nilai kreativitas dan kebiasaan yang yang menyelesaikan masalah secara mandiri (problem solving).

Alhamdulillah tahun 2010 saya menemukan sekolah tersebut dan ditawari untuk bergabung di sana (semoga untuk seterusnya sekolah ini akan tetap terjangkau dan berkualitas. Aamiin).

Continue reading

Pendidikan Seks untuk Anak Autis

9786020030074

Penulis: Fauziah Rachmawati Penerbit: Elex Media Komputindo

Genre: Teknologi dan Ilmu Terapan

Judul: Pendidikan Seks untuk Anak Autis

Penulis: Fauziah Rachmawati

Penerbit: PT Elex Media Komputindo

ISBN: 978-602-00-3007-4

Tebal: 137 hal

Dimensi: 14 x 21cm

Tahun terbit: 2012

Cetakan: ke I

DDC: 649.6

Ada begitu banyak orang yang belum mengetahui secara jelas bagaimana sebenarnya anak autis itu. Biasanya dikarenakan mereka cenderung enggan mencari tahu atau memang disebabkan belum meratanya informasi seputar autisme. Parahnya, sebagian kecil dari mereka memandang sebelah mata terhadap anak autis maupun orang tuanya karena pada umumnya pola tingkah anak autis memang ‘berbeda’ dari anak normal.

Autis adalah gangguan perkembangan yang kompleks menyangkut komunikasi, interaksi sosial, dan aktivitas imajinasi. Istilah autis ini pertama kali diperkenalkan tahun 1943 oleh Leo Kramer, seorang psikiater dari Harvard, yang telah melakukan pengamatan dan penelitian terhadap 11 penyandang kala itu. Itulah mengapa autis juga dikenal dengan istilah Syndrom Kramer. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi secara utuh, baik verbal maupun nonverbal, sebab anak autis tidak mampu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat, bahasa tubuh, melakukan kontak mata, bahkan membaca ekspresi wajah sekalipun. Inilah yang menyulitkannya beradaptasi di dalam kelompok masyarakat.

“Ketika itu ia mendapati gejala kesulitan berhubungan dengan orang lain, mengisolasi diri, perilaku yang tidak biasa dan cara berkomunikasi yang aneh, terlihat acuh terhadap lingkungan dan cenderung menyendiri. Seakan ia hidup dalam dunia yang berbeda.” (halaman 3)

Continue reading

Reward vs Punishment (2)

 Tahun 2011 adalah tahun pembelajaran buat saya! Benar-benar tahun yang mendebarkan! Bagaimana tidak, sebagaian besar murid saya adalah laki-laki. Yang aktif tidak hanya satu lima orang tapi 95%. Bahkan beberapa guru TK sudah wanti-wanti kalau saya harus super sabar dalam menghadapi mereka.

Selain itu ada juga yang ADHD dan beberapa anak yang butuh adaptasi lama agar mau ikut pelajaran. Benar-banar WOW!

Bintang hijau, bintang kuning, dang bintang merah saya tidak sukses. Hamper tiap hari selalu ada yang protes kalau bintang hijau yang saya tempel di papan nama dicabut teman lain. Maklum, mungkin ada yang iri mengapa tidak mendapat bintang hijau.

Ada juga yang bilang, “Kalau aku dapat bintang merah, bintang nakal, itu berarti ibu mendoakan aku jadi anak nakal! Jadi semakin banyak bintang merah, nanti aku akan tambah nakal!”

Jleeeeb…

Perkataan si kecil membuat saya berpikir. Masak iya? Kan bukan itu tujuan saya hiks. Continue reading