Alhamdulillah Dimuat di Jawa Pos, 3 Juni 2014

IMG-20140603-WA0002

Beberapa kali saya mendengar beberapa lagu tidak sopan di TV, pasar, atau
di jalan. Misalnya “Nganti kapan dadi bojo simpenan?” (sampai kapan
jadi istri simpanan?), “Wedi karo bojomu” (Takut dengan suamimu), dan
berbagai teks lagu lain yang lebih vulgar.

Mendengarnya saja saya risih dan malu. Sama sekali tidak ada nilai
positifnya. Belum lagi terkadang ada anak-anak yang dengar dan
bertanya maksud lagu itu apa? Selain itu kata-kata adalah doa, apa
jadinya kalau apa yang dikatakan di lagu tersebut menjadi kenyataan.

Besar harapan saya agar para pencipta lagu mulai selektif dalam
menggubah lagu ciptaannya. Masyarakat pun hendaknya bias memilih mana
lagu yang positif, memotivasi, dan yang mempunyai nilai. Yang tak
kalah penting, harus ada sanksi terhadap para pencipta lagu seronok
tersebut. (Fauziah, Guru SD Islam As-Salam)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s